Embun

Posted: April 8, 2013 in Puisi Palui
Tags:

Kutanyakan pada embun

Dimanakah mereka ingin menjadi butir air?

Dimanakah tempat paling indah yang mereka bayangkan menjadi kenangan paling manis?

Menjadi tetesan paling indah sebelum matahari menjemputnya ke angkasa

Di sudut matamu, gumam embun padaku

Setiap kali kau memandangku, embun-embun itu mengerling bahagia

Aku bercermin pada sebuah kata dan melihat butiran air di balik tiap hurupnya

Sebuah kata bercerita tentang hujan

Dan kau menyelinap tiap bulirnya membuat hujan

Menjadi pemandangan paling menyenangkan bagiku

Lalu butir-butir air bagai menuruni celah lembah

Mengerling padaku bagaikan empun pagi yang menyegarkan

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s